This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 18 November 2014

Cerpen ''Air Mata Tua''



AIR MATA TUA
(Motinggo Boesye)

Penjaga kuburan mendekatinya dan bertanya:”Kenapa Nenek menangis?”Diangkatnya kepalanya pelan-pelan, dipandangnya penjaga kuburan itu agak lama, dan suaranya yang gemetar dan tua itu berkata:”Kalaulah cucuku dapat bertanya seperti engkau itu.” Dia berhenti sebentar, dihapusnya air matanya. “Engkau sendiri bekerja di sini?” tanyanya kemudian.
“Ya”.
“Sepantasnya engkau masuk surga, Nak”.
Kemudian penjaga kuburan itu duduk di semen kuburan itu dan nenekitu berkata: “Kuburan-kuburan di sini bersih. Kalau nanti saya dikuburkan di sini, kau bersihkanlah kuburanku itu baik-baik, Nak.”
“Nenek begini segar. Nenek masih lama lagi akan hidup,” kata penjaga kuburan itu.
“Benar, saya masih akan lama hidup?”
“Benar, Nek” dan penjaga kuburan itu sambil mempermainkan lidi sapunya dan berkata lagi: “Nenek masih kuat. Nenek saya lihat berjalan kesini tidak pakai tongkat dan masih kuat.”
“Kalaulah cucuku bisa menghibur saya macam kamu,” kata perempuan tua itu sambil menghapus air matanya yang pelan-pelan berjalan dari pinggir matanya menuju pipi.
“Cucuku ada lima orang, Nak. Tak seorang pun yang menanyakan kesehatanku, apalagi kesedihanku. Kalau mereka memberiku makan, bukan mereka yang mengatakan, ‘Makanlah, Nek’, tapi si babu, cuma si babu yang mengatakan itu. Si babu mengaji kalau saya sudah mengantuk,” perempuantua itu menangis lagi.
“Pagi ini si babu membersihkan ladang. Ladang itu sebenarnya adalah ladangku, tapi cucu-cucuku menganggap ladang itu ladang mereka. Pada waktu musim memetik jeruk, saya cuma bisa makan tiga buah jeruknya saja. Itu pun bukan yang manis-manis.”
“Di mana Nenek tinggal?”
“Di dapur, bersama si babu.”
“Di dapur?”
“Ya, di dapur, bersama-sama si babu. Kalau pagi saya kedinginan.”
Tangan tua nenek yang tua itu menepuk-nepuk semen kuburan itu. “Ini kuburan Adam. Adam adalah suamiku,” katanya.
“Sudah lama suami nenek meninggal dunia?”
“Baru sepuluh tahun ini. Waktu Adam masih hidup, sama-sama kami mandi di sumur. Adam yang menimbakan air untukku. Saya ingin lekas-lekas mati saja. Sepuluh tahun lamanya saya disiksa oleh cucu-cucuku itu.Mula-mula saya tidur di kamar depan. Lalu, ketika cucuku yang tertua kawin, saya dipindahkan ke kamar tengah. Ia kawin dan beranak, dan saya dipindahkan lagi ke kamar belakang. Dan sekarang, saya menempati dapurbersama-sama si babu. Kalau pagi saya merasa dingin. Si babu juga mengaji kalau subuh,” dan dibetulkannya kerudungnya, lalu berkata: “Si babu pintar sekali mengaji.”
Lalu nenek tua itu berkata lagi:”Musim memetik jeruk yang lalu,saya cuma dapat tiga jeruk, itu pun yang masam-masam.”
“Yang masam-masam? Yang manis-manis untuk mereka?”Kini pandangannya dengan matanya yang tua itu berputar ke arah kuburan-kuburan sekeliling.
“He!” gemetar ia tiba-tiba. “Tanah pekuburan ini sudah penuh semuanya. Di mana nanti saya akan dikuburkan?”
“Masih ada sedikit, di sana,” kata penjaga kuburan itu.
“Sedikit?”
“Ya, sedikit.”
“Masih banyak lagikah yang akan mati, Nak?” tanyanya dengan gelisah, dan kemudian bertanya lagi: Di mana nanti saya akan dikuburkan?”
“Kenapa nenek sampai berkata begitu?” tanya penjaga kuburan itu dengan cemas pula.
“Saya sudah tua dan bukankah sebentar lagi mati? Di mana saya akan dikuburkan? Saya tidak bisa mengumpulkan uang lagi sejak cucu-cucuku tidak membagikan hasil penjualan buah-buahan ladangku. Ladang buah-buahan itu sayalah yang punya. Padahal Adam yang membeli semua itu,ketika kami baru kawin dan ketika itu saya tidak tua berkerinyut seperti ini.Pohon-pohon jeruk itu Adam yang nanam. Tapi cucu-cucuku Cuma memberiku tiga buah jeruk saja, itu pun bukan yang manis-manis.”
Dia menangis tersedu-sedu dan berkata: “cuma ini uang simpananku.Kamu hitunglah, Nak. Cukupkah buat beli tanah kuburan?”Tangan tuanya meraba-raba stagennya dan memberikan uang yang terlipat baik-baik itu kepada penjaga kuburan itu.
Penjaga kuburan itu menghitung-hitung dan kemudian tertawa.“Kenapa kamu tertawa, Nak? Apa tidak cukup? tanyanya.“Yang tiga lembar ini sudah tidak laku lagi,” jawab penjaga kuburan.
“Tidak laku? Itu adalah uang pensiun Adam yang kusimpan baik-baik.Kenapa tidak laku lagi? Apa uang palsu? Tidak mungkin!”
“Uang ini sudah lama dinyatakan tidak berlaku lagi, Nek,” sahut penjaga kuburan.
“Kenapa?”
Penjaga kuburan itu tak bisa menjawab.
“Tidak cukupkah membeli tanah kuburan dengan uang yang laku saja itu?” tanya nenek tua itu tiba-tiba. Lalu dipandangnya tanah kuburan sekeliling, dan dia berkata lagi: “Sudah penuh semua. Saya, musti membeli yang sedikit itu. Saya tidak punya harta dan uang lagi selain itu. Tidak cukupkah uang itu, Nak?”
“Belum cukup, Nek.”
“Belum cukup? Bagaimana akalku? Saya takkan minta pada cucu-cucuku itu, karena mereka pun pasti tak mau memberi. Mereka cuma mau mengambil kepunyaanku, sampai jeruk-jerukku pun diambilnya.”
Kini penjaga kuburan itu melihat perempuan tua itu merundukkan kepalanyadan tiba-tiba dilihatnya seuntai kalung emas berayun-ayun di leher perempuan tua itu.
“Nenek masih punya harta. Jangan kuatir! Semua itu bisa dibelikan tanah kosong yang enam meter persegi,” kata penjaga kubur.
“Saya tidak punya apa-apa lagi kecuali uang itu dan yang tiga lembaryang tidak laku itu.”
“Nenek masih punya kalung ringgitan emas.”
Perempuan tua itu terkejut dan tangan tua meraba ringgit yang tergantung di lehernya. “Ini? Oh, ini pemberian Adam waktu kami kawin dulu.”
“Kalau nenek mau benar-benar membeli tanah pekuburan, jual sajalah,Nek, kalung emas itu.”
“Dijual?” suaranya gemetar lebih hebat. “Apa saya mau dikutuk oleh almarhum suamiku?”
Penjaga itu terdiam, tapi tetap dipandangnya nenek tua itu dengan pandangan yang bersungguh-sungguh. Perempuan tua itu memandang kesekeliling lagi. Tanah-tanah pekuburan di sekitarnya ditangkapnya dengan pandangan matanya yang tua, dengan linu.
“Emas tidak dibawa mati, ya, ya, emas tidak tidak dibawa mati. Saya ingin dikubur di kuburan Adam. Ya, ya saya harus membeli tanah itu. Emas memang tidak dibawa mati, Nak.”
Sejak dia keluar dari gerbang pekuburan, air matanya semakin kering.Dan, sejak itu pula, setiap akan tidur sambil mendengar si babu mengaji terbayang dalam angan-angannya yang tua sebuah pekuburan yang bersihdi mana ia tidur baik-baik di bawah permukaannya, di mana rohnya akan bertemu dengan roh Adam, suaminya yang tercinta.Dia telah membeli tanah itu! Dia seakan-akan telah membeli harga yang terakhir dari masa hidupnya. Setiap malam dia berdoa dan mohon kepada Tuhan agar saat itu pun tiba baginya.
Suatu malam ketika dia penuh dengan angan-angan, terdengar pintu dapur diketuk orang. Siapa yang mengetuk pintu, malam-malam begini?Apa si babu sudah tidur?
“Babu, bangunlah. Ada orang mengetuk pintu kita.”Si babu tersentak. Ketika itu kepalanya di atas kitab suci. Matanya sama menatap pintu itu dengan segala kecemasan dan sekali-kali ia melihat kepada nenek tua yang sedang terbujur tidur.
“Kaukira itu maling? Jangan takut, Babu. Kalau itu maling, apa yang akan mereka ambil di dapur ini?”
“Bukan maling, Nek,” kata si babu, lalu berdiri dan kemudian membukakan pintu. Seorang lelaki berdiri di pintu.
“Siapa itu, Babu?”
“Rakhman, Nek.”
“Rakhman, cucuku? Kenapa kau datang malam-malam begini, ke sini? Biasanya tidak pernah”.
“Nenek harus pindah, malam ini juga, Nek,” kata lelaki itu. Nenek itu mencoba sekuat tenaga membangunkan dirinya.
“Pindah? Kemana lagi kalian akan lemparkan diriku sekarang?”Lelaki itu berjongkok. “Dokter menyuruh pindah,” katanya.
“Dokter”
“Ya, dokter!”
“Apa hak dokter, makanya ia mau lemparkan diriku! Bukankah rumah ini pembelian Adam?”
“Ada wabah kolera. anak-anak diserang kolera.”
Kemudian masuk lagi seorang lelaki. Dialah dokter itu. Dan dokter kemudian menjelaskan kepada nenek tua itu agar pindah ke rumah sakit untuk menghindarkan penularan penyakit kolera.
“Baiklah, baiklah anak muda. Tapi biar pun di mana saja kalian lemparkan saya, saya kan akan mati juga,” katanya. “Tapi jangan pisahkan saya dari si babu,” katanya lagi.
Namun, dia tetap dipisahkan dari si babu. Kalau malam dia merasa sunyi sekali, tidak didengarnya suara orang mengaji. Yang didengarnyaadalah suara orang-orang-orang yang merintih-rintih, bermimpi, mengigau,dan bau-bau yang tidak enak bagi hidungnya yang telah tua dan keriput itu.Setiap juru rawat masuk ke kamarnya nenek itu selalu bertanya, kapan diaboleh keluar?
Suatu saat seorang juru rawat membisikkan di telinganya dengan suara hati-hati bahwa semua cucunya dan si babu telah meninggal dunia“Si babu juga?” tanyanya cemas.
“Ya. Dia juga meninggal dunia.”
“Oh, dengan siapa lagi saya akan tinggal?” tanyanya sedih.
“Dengan kami.”
Sore itu seorang juru rawat mengantarnya ke pekuburan, di mana cucu-cucunya seluruhnya dikuburkan dan juga di mana si babu ikut tertimbun dengan tanah-tanah itu. Perempuan tua itu menangis tersedu-sedu hingga juru rawat itu payah sekali membujuknya untuk pulang.Kini, perempuan tua itu dengan matanya yang tua itu mencoba melihat ke sekeliling, dan dengan pandangan tuanya ia tidak melihat setumpak pun tanah yang kosong.
“Sudahlah, Nek. Jangan menangis lagi. Mari pulang,” ajak perempuan muda itu.
Perempuan tua itu menjawab: “Saya sedih sekali, Nak.”
“Kenapa? Bukankah mereka sudah selamat dikuburkan?”
“Bukan itu. Bukan itu. Saya sedih di mana saya akan dikuburkan nanti? Semua tanah itu sudah penuh. Saya sudah menjual ringgit emaspemberian suamiku, dan telah kubeli tanah ini untuk kuburan saya, tapi sekarang mereka yang memakai tanah ini buat kuburan mereka.”
“Di mana lagi, coba, tanah untuk saya?” sambung si nenek itu. “Semua sudah terisi. Waktu hidupnya, mereka cuma memberiku tiga buah jeruk, itupun jeruk-jerukku, dan waktu mati.”
“Sudahlah, Nek, mari kita pulang.”
“Saya tidak akan pulang.”
Dan perempuan tua itu dengan tersedu-sedu berkatalah lagi:”Cobalah kaupikir, Nak, di mana saya akan dikuburkan. Tanah-tanah di sini semua sudah terisi!”
Dan perempuan muda itu tidak dapat menjawabnya.Dan perempuan tua itu melihat dengan mata tuanya lagi, ke sekeliling.Dan pandang tuanya yang sudah layu itu tidak menangkap lagi setumpakpun tanah yang kosong.Ketika itulah air matanya berjalan pelan-pelan, dari pinggir pelupuk matanya ke daging-daging pipinya, seperti seorang tua berjalan pelan-pelandi pinggir tebing menuruni sebuah lembah.

Selasa, 04 November 2014



Soal Kimia ''Kimia Unsur'' 
1. Identifikasi suatu unsur dapat dilakukan melalui pengamatan fisis maupun kimia. Berikut yang bukan merupakan pengamatan kimia adalah ….
A. perubahan warna
B. perubahan suhu
C. terjadinya endapan
D. kekerasan atau kelunakan
E. timbulnya gas

2. Di bawah ini termasuk sifat fisis unsur, kecuali ….
A. kekerasan
B. bentuk
C. warna
D. daya hantar listrik
E. daya pengoksidasi
3. Nitrogen mengisi 78% atmosfer, tetapi berbagai proses alam melibatkan unsur oksigen yang hanya mengisi 20% atmosfer. Hal ini karena nitrogen ….
A. bersifat lembam
B. bersifat reaktif
C. bersifat inert
D. pengoksidasi kuat
E. pereduksi kuat

4. Unsur gas mulia yang dapat digunakan sebagai gas pengisi balon udara adalah ….
A. helium
B. neon
C. argon
D. nitrogen
E. xenon
5. Identifikasi logam alkali dapat dilakukan dengan reaksi nyala. Warna nyala untuk unsur litium adalah ….
A. merah
B. hijau
C. kuning
D. biru
E. ungu
6. Dilihat dari atas ke bawah, sifat kekerasan logam alkali adalah ….
A. semakin keras
B. semakin lunak
C. tetap
D. semakin kurang reaktif
E. semakin reaktif
7. Sifat khusus yang dimiliki unsur alkali dan alkali tanah adalah ….
A. daya pengoksidasi
B. energi ionisasi
C. reaksi nyala
D. afinitas elektron
E. jari-jari
8. Daya pengoksidasi unsur halogen dari atas ke bawah adalah ….
A. semakin bertambah
B. semakin berkurang
C. tetap
D. berkurang kereaktifan
E. bertambah reaktif
9. Sifat kimia unsur alkali tanah adalah ….
A. unsur logam yang sangat reaktif
B. energi ionisasi dari atas ke bawah makin besar
C. makin sukar melepas elektron
D. bereaksi dengan logam sejenis
E. tidak bereaksi dengan air

10. Warna nyala logam alkali ditimbulkan oleh ….
A. uap logam dari spektrum emisi
B. sifat inertnya
C. energi ionisasi yang makin besar
D. jari-jari yang makin besar
E. titik leleh yang makin besar
11. Energi ionisasi unsur periode ketiga dari kiri ke kanan adalah ….
A. semakin besar
B. semakin kecil
C. tetap
D. kurang reaktif
E. reaktif
12. Keteraturan sifat unsur periode ketiga disebabkan oleh ….
A. perubahan jari-jari atom
B. perubahan energi ionisasi
C. perubahan jumlah elektron kulit valensi
D. perubahan afinitas elektron
E. berkurangnya kereaktifan
13. Unsur yang paling bersifat basa pada unsur periode ketiga adalah ….
A. natrium
B. aluminium
C. sulfur
D. oksigen
E. nitrogen
14. Unsur karbon tidak mempunyai kecenderungan untuk kehilangan elektron valensinya karena ….
A. unsur yang tidak reaktif
B. unsur yang reaktif
C. energi ionisasi kecil
D. afinitas elektron besar
E. jari-jari atom besar
15. Pembakaran unsur oksigen menghasilkan ….
A. senyawa oksida
B. senyawa hidroksida
C. senyawa garam
D. senyawa asam
E. senyawa basa
16. Senyawa gas mulia yang pertama kali disintesis adalah ….
A. XeF6
B. PtF6
C. XeF2
D. XePtF6
E. XeF4
17. Identifikasi logam alkali dapat dilakukan dengan uji nyala. Kalium pada uji nyala akan memberikan warna nyala ….
A. ungu
B. merah
C. kuning
D. coklat
E. biru
18. Unsur gas mulia terbanyak di alam semesta adalah ….
A. neon
B. helium
C. argon
D. xenon
E. radon
19. Berikut adalah unsur halogen yang bereaksi cepat dengan gas hidrogen dan menghasilkan ledakan jika dikenai sinar UV ….
A. fluorin
B. bromin
C. klorin
D. iodin
E. astatin
20. Berikut adalah sifat fisis yang dimiliki oleh gas mulia, kecuali ….
A. titik didih makin tinggi dengan makin besarnya nomor atom
B. titik leleh makin rendah dengan makin kecilnya nomor atom
C. titik didih dan titik leleh makin tinggi dengan makin besarnya nomor atom
D. helium mempunyai titik didih yang paling tinggi
E. radon memiliki titik leleh yang paling Tinggi
21. Sifat-sifat unsur periode ke-3 sepanjang periode dan Na sampai Cl berikut adalah benar, kecuali....
A. sifat basa makin berkurang 
B. sifat asam makin bertambah 
C. afinitas elektron cenderung bertambah 
D. energi ionisasi cenderung bertambah 
E. elektronegatifitas unsur bertambah
22. Unsur-unsur periode ke-3 dari Na ke Cl memiliki sifat-sifat yang berubah secara periodik, kecuali ….
A. energi ionisasi                          D. warna
B. keasaman                                    E. keelektronegatifan
C. oksidator      
23. Tiga senyawa hidroksida unsur periode ketiga yang bersifat asam dari lemah sampai yang paling kuat adalah …. 
A. Al(OH)3 ; Si(OH)2 ; PO(OH)3 
B. PO(OH)3 ; SO2(OH)2 ; ClO3(OH) 
C. ClO3(OH) ; SO2(OH)2 ; Mg(OH)2 
D. Si(OH)2 ; SO2(OH)2 ; Mg(OH)2 
E. ClO3(OH) ; PO(OH)3 ; SO2(OH)2 
24. Jika dibandingkan sifat antara unsur-unsur natrium dengan magnesium maka natrium …. 
A. lebih bersifat basa 
B. lebih bersifat asam 
C. energi ionisasinya lebih tinggi 
D. jari-jari atomnya lebih kecil 
E. sifat logamnya berkurang 

25. Di antara unsur periode ke-3 di bawah ini yang di alam terdapat dalam keadaan bebas adalah …. 
A. Na                    D. Si 
B. S                       E. Cl 
C. Al 
26.  Unsur-unsur periode ketiga di alam terdapat dalam bentuk senyawa kecuali unsure belerang yang bebas, karena belerang …. 
A. memiliki bentuk dua alotrop 
B. terletak pada perubahan sifat molekul raksasa menuju molekul sederhana 
C. mempunyai sifat afinitas elektron yang besar 
D. mempunyai harga energi ionisasi yang kecil 
E. membentuk molekul sangat stabil 
27.  Pernyataan berikut merupakan sifat unsur transisi kecuali …. 
A. mempunyai dua bilangan oksidasi 
B. bersifat logam 
C. orbital d belum terisi penuh 
D. senyawa berwarna 
E.  membentuk ion kompleks 
28.  Pasangan senyawa berikut yang mengandung aluminium adalah …. 
A. bauksit dan kuarsa                 
B. fosforus dan fluoroapatit 
C. mika dan kriolit 
D. kriolit dan bauksit 
E. bauksit dan fosforus
29. Sifat paramagnetik dari unsur transisi ditentukan oleh banyaknya …. 
A. elektron tunggal pada orbital f 
B. elektron tunggal pada orbital p 
C. elektron tunggal pada orbital d 
D. pasangan elektron pada orbital p 
E. pasangan elektron pada orbital d 

30. Urutan yang benar pada proses pengolahan tembaga dari bijih tembaga adalah …. 
A. reduksi - pemekatan - pemanggangan - elektrolisis 
B. pemekatan - pemanggangan - reduksi - elektrolisis 
C. elektrolisis - reduksi - pemekatan - pemanggangan 
D. pemanggangan - elektrolisis - reduksi - pemekatan 
E. pemekatan - elektrolisis - pemanggangan – reduksi 
31. Nama mineral yang mengandung unsur mangan adalah …. 
A. Bauksit                         D. kriolit 
B. Kobaltit                        E. pirit 
C. Pirolusit 
32. Logam alkali dan alkali tanah hanya dapat diperoleh dengan jalan elektrolisis leburan garamnya dan bukan dari larutan garamnya karena logam alkali dan alkali tanah …. 
A. melarut dalam air 
B. garamnya tak terelektrolisis dengan air 
C. ionnya tereduksi tanpa air
D. ionnya teroksidasi dalam air
E. ionnya terselubung oleh molekul-molekul air 
33. Zat-zat di bawah ini banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari, zat yang mengandung unsur halogen adalah …. 
A. vetsin                             D. tetoron 
B. urea                                 E. freon 
C. sakarin 
34. Zat-zat berikut yang mengandung fluor dan klor yang banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari adalah …
A. urea                 D. bayclin 
B. Freon              E. iodoform
C. vetsin 

35. Salah satu dari zat kimia berikut yang menyebabkan rusaknya lapisan ozon di atmosfir adalah …. 
A. CCl4                          D. CHCl3 
B. CF2Cl2                                            E. CH3Cl 
C. CH2Cl2